Bau tubuhmu mengingatkan pesan ibuku
Yang senantiasa merindu pada sholawat dan dzikir
Selepas aku bersolat lail.
Seperti berlembar kembang melati.
Yang tersimpan dalam ruas buku hariannya.
Meski kering dan mengertas
Namun harumnya tetap menggugah kangen kepada siapa saja yang tercatat
Kini ibuku telah berpulang bersama lembaran bunga melati.
Tapi ia tinggalkan harumnya bermukim di tubuhmu
Aku pun merindu
Agoes Dhewa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar