Sabtu, 01 November 2014

ini faktanya

ketika kamu menyadari bahwa hatimu telah terbagi menjadi dua
ketika kamu menyadari bahwa hadirnya yang selalu diharapkan
ketika kamu menyadari bahwa satu hari tanpanya,
harimu terasa membosankan dan kau, telah terbelenggu rindu terlarang.

jatuh cinta di dua hati adalah bukan hal yang tidak mungkin bagi cucu adam
manusia bukan pengendali.
manusia bukan penentu.
manusia bukan juga yang berkehendak.

yang dilakukan manusia hanyalah menjalani hidupnya
dengan segala kenyataan pahit maupun manis yang segera
akan ia dapatkan dari apa yang sudah ia pilih.
iya, itu sudah menjadi takdir bagi anak cucu adam.

ketika sesuatu yang sudah di pertahankan,
justru hancur karena sikap bertahan itu sendiri.
kehati hatian yang membuat semuanya menjadi runyam.
kehati hatian yang membuatku, jatuh juga ke dalam hatinya.

senyumnya, candanya, tawanya, dan hadirnya..
kini menjadi momok bagi hidupku
tidak tahu lagi harus bahagia atau sedih
saat dirinya hadir tepat di depan kedua bola mataku.

ketika hadirnya membuyarkan rinduku yang nyata
ketika senyumnya membuatku lupa pada kasihku yang nyata
ketika guraunya melenyapkan gelisahku dari kenyataan jarak.

kamu, adalah ketidakmungkinan yang selalu aku semogakan.
kamu, adalah warna baru dalam hidupku yang abu-abu.
kamu, adalah sesuatu yang takkan pernah kumiliki seutuhnya.
inilah faktanya. dan saat ini...

DOA.
adalah caraku, usahaku untuk mendekatimu
tanpa harus menjauh dari Tuhanku. 

Sabtu, 11 Oktober 2014

memilikipun tidak, tetapi sakit ini nyata.

apa yang harus aku lakukan
ketika dalam hatiku menemukan keraguan?
keraguan untuk terus mencintai seseorang

pertanyaan yang utama adalah
apakah benar-benar terjadi,
persahabatan antara laki-laki dan wanita?
dengan tanpa ada sedikit perasaan cinta
yang timbul di hati salah seorangnya?

seperti dalam lagu yang dinyanyikan oleh
derby romero, berjudul Tuhan tolong.
seperti itulah perasaan yang sudah cukup lama
bergejolak didalam hatiku.

mendengar namanya kini terasa begitu menyakitkan
tapi sedetik saja tanpa mengetahui kabarnya,
sudah cukup membuatku kepikiran sepanjang hariku.

aku merasa sangat berdosa atas apa yang sedang kurasakan
aku merasa menjadi manusia paling kejam atas perasaanku
bagaimana mungkin aku, yang telah bersama dengan seseorang
dengan lancangnya merindukan oranglain yang bahkan
menganggapku pun tidak.
bagaimana mungkin hatiku menjadi ragu atas kekasihku
hanya dengan kehadirannya yang tidak terduga?

terkadang, hanya karena mereka berdua
ingin rasanya aku untuk dapat meninggalkan segalanya
segalanya yang membuatku terus terhubung dengan mereka
ingin kudapat melupakannya.

memilikinya pun tidak, tapi sakit yang kurasa.. nyata.

Jumat, 10 Oktober 2014

kepada Tuhanku..

semua pastinya menjadi mudah
apabila mengatakan isi hati pun,
semudah membalikkan telapak tangan.

kepada Tuhan yang Maha Asyik,
yang Maha Membolak-balikkan hati manusia
bagaimana mungkin aku mampu memiliki
dua orang dalam satu hati kecilku ini?
bagaimana mungkin aku merasa ingin
untuk memiliki seseorang yang bahkan..
memikirkanku untuk sedetikpun tidak.

aku hanya sebutir debu yang tak selalu
nampak dihadapanMu dengan sujudku
apakah dengan ini, Engkau mengujiku?
menguji kesetiaanku? menguji keyakinanku?

sudah lebih dari satu tahun kuhabiskan
bersama dengan seseorang yang teramat mencintaiku
tapi beberapa bulan terakhir Kau telah hadirkan,
seseorang yang mampu membuatku merasa
bahwa akulah yang paling mengertinya
akulah yang dapat menerimanya
begiitu juga sebaliknya dia membuat aku
menjadi manusia paling bodoh
dengan berpikir bahwa dia yang selalu ada
dan dapat menerimaku apa adanya

kepada Tuhan yang Maha Asyik,
kusampaikan doaku yang tulus
agar Engkau dapat selalu menjaganya
menentramkan hatiya yang sering dilanda kegelisahan
menenangkan jiwanya yang sering bergejolak
membuatnya mengerti bahwa disekelilingnya,
begitu banyak yang peduli dengannya
termasuk aku...

kepada Tuhan yang Maha Asyik,
ridhoilah hubunganku dengan Lelakiku
yang selalu mencintaiku dengan segala kekuranganku
yang selalu menyayangiku dengan seluruh egoku
yang selalu meneduhkanku dari luapan emosiku
yang selalu bersabar dari setiap acuhku
semoga aku ikut dalam mempertahankan
hubunganku dengan Lelakiku...


Tuhanku yang Maha Agung,
kuserahkan hatiku, yang kini telah
terisi oleh dua hati yang belum mampu
untuk kulepaskan salah satunya.
kupasrahkan hatiku,
yang sering tak mampu
membendung rasa sakit atas cinta,
dari dua hati.